Jumat, 01 Maret 2013

Kisah Pandawa Lima

Entah berawal darimana, saya googling “pandawa lima” di omgoogletukangditanyatanyain. Menarik juga ternyata kisah Mahabharata, dengan kisah peperangan yang populer dengan nama Baratayuda (Bharatayuddha). Perang Baratayuda ini merupakan kisah peperangan antara keluarga Pandawa dan Kurawa yang terjadi di Padang Kurusetra. Sebenarnya mereka, keluarga Pandawa dan Kurawa, adalah saudara sepupu. Namun mereka berselisih mengenai tahta kerajaan Hastinapura.
Banyak pula yang menganalogikan perang Baratayuda ini sebagai pertarungan antara sisi baik manusia dengan sisi jahat manusia. Sisi baik disini adalah Pandawa, sedangkan sisi jahat disini adalah Kurawa. Dalam perang Baratayuda, keluarga Pandawa dipimpin oleh Kakak tertua mereka, Yudisthira. Sedangkan dari pihak Kurawa, dipimpin oleh Duryudana.
Dari pihak Pandawa sendiri, terkenal dengan Pasukan terdepannya, Pandawa Lima, yang terdiri dari Yudisthira, Bima, Arjuna, Nakula, dan Sadewa. Pewaris asli tahta kerajaan dari Pandu (Bapaknya Pandawa Lima) dengan dewi Kunti adalah Yudisthira, Bima, dan Arjuna. Sedangkan Nakula dan Sadewa adalah saudara tiri mereka hasil perkawinan Pandu dengan dewi Madri. Adapun Pandawa Lima ini sering dianalogikan sebagai sifat baik dan 5 kesempurnaan sikap bagi manusia (terutama lelaki).
Mari kita bahas satu Persatu..
1. Yudisthira (Puntadewa)
Yudisthira merupakan sulung dari para Pandawa. Dia memiliki sifat jujur, adil, sabar, taat, dan penuh percaya diri. Dikisahkan juga bahwa selama hidupnya, Yudisthira tidak pernah berbohong. Yudisthira mahir menggunakan tombak sebagai alat perang. Dikisahkan juga bahwa setelah perang Baratayuda, Yudisthira adalah pemegang tahta kerajaan Hastinapura.
2. Bima (Bimasena)
Bima adalah anak kedua dari keluarga Pandawa. Bima memiliki arti “mengerikan” dalam bahasa sansekerta. Mungkin hal ini karena Bima memang memiliki perawakan yang besar diantara saudaranya yang lain. Tak heran, Bima menjadi panglima perang dalam perang Baratayuda, memimpin tentara Pandawa. Bima diceritakan memiliki sifat gagah berani, teguh, kuat, jujur, tabah, dan patuh. Selain itu, Bima dikenal sebagai tokoh yang to the point, tidak suka basa-basi. Dikisahkan juga bahwa Bima adalah titisan Bayu, dewa angin, yang menjelma menjadi Pandu saat menikahi dewi Kunti. Bima mahir menggunakan senjata gada yang terkenal dengan nama Rujakpala, tidak ketinggalan senjata lainnya, yaitu kuku Bima, yang dinamakan Pancakenaka. Pada perang Baratayuda, Bima adalah tokoh penutup perang yang berhasil membunuh Duryodana, pemimpin tertinggi Kurawa. Bima memiliki anak dari perkawinannya dengan Dewi Arimbi yang bernama Gatotkaca.
3. Arjuna (Wijaya)
Arjuna adalah anak ketiga. Dikisahkan Arjuna merupakan titisan dewa Indra, raja semua Dewa. Dikisahkan Arjuna memiliki sifat mulia, cerdik, berani, berjiwa kesatria, imannya kuat, tahan terhadap godaan duniawi, gagah berani, dan selalu berhasil merebut kejayaan. Arjuna adalah tokoh yang paling rupawan diantara saudara-saudaranya. Sehingga tidak heran, kalau Arjuna sering dianalogikan sebagai lelaki yang tampan, gagah, dan gentle di kehidupan kita sekarang. Arjuna lihai memainkan senjata panah. Dalam perang Baratayudha, Arjuna menggunakan Pasupati, nama panahnya, untuk membunuh Bisma, panglima besar Kurawa. Dalam perang juga, Arjuna dikenal sebagai ksatria tanpa tanding, karena saat bertempur, Arjuna tidak pernah sekalipun menemui kekalahan. Arjuna memiliki banyak istri karena ketampanannya, salah satunya yang terkenal adalah dewi Srikandi yang membantu Arjuna membunuh Bisma.
4. Nakula
Anak keempat dari Pandawa, dan lahir dari perkawinan antara Pandu dengan dewi Madri. Nakula diceritakan memiliki sifat taat, setia, belas kasih, tahu membalas budi, dan menyimpan rahasia. Nakula memiliki saudara kembar, yaitu Sadewa. Nakula juga terkenal sebagai orang yang tampan, namun tidak seperti Arjuna yang rendah hati dengan ketampanannya. Nakula lebih membanggakan ketampanannya dan tidak mau mengalah. Nakula lihai memainkan senjata pedang pada perang Baratayuda. Kelebihan lainnya yang dimiliki Nakula adalah ilmu pengobatan, karena Nakula dipercaya sebagai titisan dewa Aswin, dewa pengobatan. Selain itu, Nakula lihai mengengendarai kuda, dan memiliki ingatan yang sangat tajam dan tidak terbatas.
5. Sadewa
Adalah bungsu dari Pandawa lainnya. Merupakan kembaran dari Nakula. Jika Nakula dianugerahi ketampanan, maka Sadewa dianugerahi kepandaian, terutama dalam bidang astronomi, sehingga Sadewa memiliki kemampuan meramal untuk masa depan. Sifat Sadewa adalah bijak dan pandai, bahkan Yudisthira pernah berkata bahwa Sadewa memiliki kebijaksanaan lebih tinggi daripada Wrehaspati, guru para Dewa. Dikisahkan juga bahwa Sadewa adalah tokoh yang berhasil membunuh Sengkuni, paman para Kurawa yang terkenal dengan kelicikannya dan pintar menghasut. Sadewa berhasil membunuh Sengkuni dengan kecerdikan dan kepandaian yang dia miliki. Sadewa merupakan tokoh pendiam dalam kisah Mahabharata.
======================================================
Jika Pandawa adalah cerminan kebaikan dari umat manusia, maka Kurawa menjadi cerminan tamak dan rakusnya manusia. Karena itu, sering juga Baratayuda sebagai peperangan internal yang akan selalu terjadi dalam diri tiap-tiap individu manusia.
Dan ternyata masih banyak tokoh-tokoh lainnya dalam kisah Mahabharata yang belum terceritakan oleh saya di tulisan kali ini. Masih ada Prabu Kresna dengan kebijaksanaanya sebagai penasihat Pandawa Lima, Abimanyu dan Gatotkaca dengan kesaktian dan keberanianya, Prabu Baladewa, Semar dan Bagong, Dewi Srikandi yang lihai, lincah, dan rupawan. wah, pokoknya masih banyak tokoh pewayangan Indonesia yang bisa diambil sifat-sifat baiknya. Mudah-mudahan bisa saya tulis di lain kesempatan. :)
Ternyata mengenal budaya itu tidak semembosankan yang dibayangkan. Jujur saja, awalnya, sebelum baca mengenai hal ini, sebelum menulis tentang hal ini, saya masih buta dengan kisah Mahabharata yang ternyata mengasikkan dan bagus untuk disimak. Memiliki nilai-nilai kemanusiaan yang baik bagi kehidupan

Sejarah Pandawa Lima


Kisah pewayangan merupakan kisah legendaris bagi masyarakat hindu. Di india maupun di Indonesia semasa nusantara dibawah jaman kerajaan hindu kisah tersebut mengakar dalam cerita rakyat, juga berkembang menjadi budaya di masyarakat nusantara. Seperti kitab Bharatayudha karangan Mpu Sedah dan Mpu Panuluh. kisah2 tersebut kemudian berakulturasi dengan kebudayaan jawa, dan diceritakan kembali dalam kisah pewayangan, meskipun mengalami sedikit perbedaan. Cerita filosofi wayang yang merupakan budaya hindu tersebut mulai menjadi filosofi jawa, yang digelar dalam acara2 penting pada masyarakat jawa.

Pada masa kecilku, masih banyak sekali pertunjukan wayang digelar untuk merayakan upacara khitanan, perkawinan, ulang tahun instansi, atau pesta adat jawa. namun saat ini  kebudayaan wayang sudahmulai tergradasi dengan  budaya modern.  Bioskop, Televisi, Playstation,  dan berbagai teknologi baru, telah menggantikan hiburan massal seperti pertunjukan wayang.
Budaya wayang dekat dengan masa kecilku, membuat kisah filosofisnya masih melekat dalam benakku.

Pada tanggal 7 November 2003, wayang dianugerahi oleh UNESCO sebagai karya kebudayaan yang mengagumkan dalam bidang cerita narasi dan warisan yang indah dan sangat berharga(Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity).

Kisah Baratayudha, sebuah kisah pertempuran antara bala Pandawa dan Kurawa di Kurusetra, meninggalkan sepenggal legenda heroik yang sarrat makna.

Pandawa yang merupakan Putra Pandu, terdiri dari 5 orang kesatria yang melambangkan kebaikan dan 5 sifat kesempurnaan manusia (khususnya pria).

YUDHISTIRA
Dalam pewayangan jawa lebih sering dikenal dengan Puntadewa, merupakan putra pertamapandawa yang memiliki sifat paling Jujur. dalam kisahnya Dia diceritakan tidak pernah berbohong selama hidupnya. Dia juga disebut Satria dari Amarta. Yudisthira adalah pemegang hak waris tahta Hastinapura yang sesungguhnya, karena ayahnya Pandu menitipkan Hastinapura kepada Destarata adiknya yang juga merupakan ayah para Korawa.
Namun karena ketamakan Korawa, Pandawa menjadi teraniaya dan sering ditipu.







BIMA
Dalam pewayangan jawa Werkudara atau Bimasena, merupakan putra kedua Pandawa yang paling perkasa dan pemberani, tempramental namun mencintai kebenaran, ia dikenal denganGada Rujakpolo sebagai senjatanya yang paling terkenal. Werkudara adalah satria dari Jodiphati, wilayah dari Amarta.
Dia menganggap semua orang sama derajadnya, sehingga dalam cerita pewayangan jawa, dia tidak pernah bicara dalam Bahasa Krama Inggil (bahasa jawa yang nilai rasanya paling halus) juga tidak pernah duduk ketika berbicara dengan orang lain.
sifat khasnya yang lain, dia tidak suka berbasa-basi dalam berbicara, tanpa tading aling-aling dan tidak pernah menelan kembali ludahnya sendiri.






ARJUNA
dikenal juga dengan nama Janaka atau Permadi, diceritakan memiliki wajah yang rupawan, romantis, dan pecinta ulung dengan panah pasopati sebagai senjatanya. dalam berbagai kisah roman masa kini, kisah arjuna banyak dijadikan inspirasi percintaan para sastrawan. Janaka merupakan Satria dari Madukara.
Arjuna memiliki banyak istri, yang paling terkenal adalah Sembadradan Srikandi.
Sembadra memiliki sifat yang lembut, lemah gemulai, anggun dan santun. sedangkan Srikandi memiliki sifat lincah, enerjik, bahkan ikut bertempur di Baratayudha bahu-membahu bersama suaminya. maka dalam masyarakat masa kini wanita karir dengan segudang prestasi sering dikiaskan dengan Srikandi istri sang Arjuna.
Meskipun tampan dan rupawan, Arjuna merupakan kesatria tanpa tanding, selalu menang dalam setiap pertempuran. untuk itu dia juga pernah dijuluki Wijaya yang berarti tidak pernah kalah.

dan yang terakhir adalah si kembar Nakula dan Sadewa merupakan saudara tiri dari ketiga pandawa sebelumnya.


NAKULA
mempunyai watak setia, taat, belas kasih, tahu membalas budi dan dapat menyimpan rahasia. dia memiliki kelebihan dalam ilmu pengobatan.
dikisahkan dia memiliki ingatan yang tidak terbatas, sehingga dapat mengingat semua hal yang pernah ia alami.














SADEWA
Sadewa dikisahkan memiliki sifat bijak dan pintar. jika Nakula saudara kembarnya memilikiingatan masa lalu yang kuat, sadewa memiliki penglihatan masa depan karena Sadewa adalah seorang ahli perbintangan yang ulung (ramalan) dan dianggap mengetahui kejadian yang akan terjadi dalam Mahabharata namun ia dikutuk bahwa apabila ia membeberkan apa yang diketahuinya, kepalanya akan terbelah. Maka dari itu, selama dalam kisah ia cenderung diam saja dibandingkan dengan saudaranya yang lain.
Sadewa jugalah dengan kepintarannya akhirnya yang berhasil membunuh Sengkuni, paman dan penasihat Korawa yang paling pintar (licik).








Dalam kisah Baratayudha, seteru pandawa adalah Korawa dengan Duryudana sebagai putra sulungnya, merupakan seratus bersaudara laki-laki yang merupakan sepupu pandawa. seratus berarti banyak maka Kurawa merupakan filosofis dari Tamak dan Serakah.

Dalam kisah Baratayudha lahir pula berbagai sosok pahlawan yang gugur di medan Kurusetra.

ABIMANYU
Abimanyu: Tokoh yang sering terdengar namanya ini adalah putra Arjuna dari Dewi Sembadra,merupakan sosok yang lembut, namun keras hati. dia seorang yang cerdik, ahli strategi, dan patuh kepada ayahnya.
Pada hari ketiga belas perang Bharatayuddha, Abimanyu tewas dalam formasi Chakrayuha korawa yang sebenarnya digunakan untuk menjebak Pandawa yang begitu tangguh. namun Abimanyu yang berhasil memporakporandakan formasi korawa malah tertinggal dalam Chakrayuha sendirian, karena para pandawa yang lain dipancing keluar. dengan gagah berani Abimanyu bertarung seperti banteng terluka menjelang ajalnya di medan Kurusetra. Bahkan sempat menewaskan Laksamana, Putra kesayangan Duryudana. Abimanyu merupakan sosok pejuang sampai titik darah penghabisan.




GATOTKACA
Gatotkaca merupakan putra Bima dengan dewi Arimbi, kesatria sakti mandraguna dari Pringgodani. dikisahkan sebagai seorang manusia setengah raksasa yang gagah perkasa,  memiliki sifat pemberani rela berkorban, dan pantang menyerah. Ketika lahir, ia di masukkan dalam kawah candradimuka  sehingga benar2 menjadi kesatria yang tertempa. Dia bisa terbang, memiliki otot kawat balung wesi (otot kawat tulang besi). Gatotkaca memiliki dua orang saudara tiri yang juga sangat sakti yaitu Antareja dan Antasena, namun kedua saudaranya tersebut meningal sebelum perang baratayudha.
Gatotkaca tewas oleh Adipati Dorna dengan satu-satunya senjata yang bisa membunuhnya yaitu Kuntawijayadanu, sebuah keris yang digunakan untuk memoton tali pusarnya sewaktu lahir. Dan di hari tewasnya Gatotkaca menukar nyawanya dengan seribu nyawa pasukan Korawa.





wayang merupakan cerita moral yang lekat dengan budaya asli indonesia khusunya di jawa. Bahkan Walisongo menggunakan wayang (entertainment pada masa itu) sebagai media untuk menyebarkan ajaran islam, dan sampai saat ini di daerah rembang (perbatasan Jawa Tengah dengan Jawa Timur) wayang masih digunakan untuk media berdakwah.

Dalam kepalaku, kisah Gatotkaca tak kalah heroik dengan kisah Superman manusia baja, Kisah Abimanyu yang gugur di tengah medan pertempuran tak kalah dengan cerita "Mel Gibson" dalam Film Brave Heart yang tewas dipenggal pasukan inggris. kisah Arjuna yang rupawan, dipuja banyak wanita, dan kesatria tanpa tanding tak kalah dengan cerita James Bond 007.
dan kisah Baratayudha di Kurusetra, tak kalah seru dengan kisah pertempuran di Gondor dalam film Lord Of The Rings

Akan sangat tidak rela, jika wayang suatu saat tiba2 sudah dipatenkan oleh negara lain sebagai budaya mereka, seperti angklung yang kabarnya sudah diakui oleh orang Malaysia.

Jika bukan kita yang mencintai budaya asli bangsa sendiri, siapa lagi?

Selasa, 26 Februari 2013

PENGELOLAAN PEMBIBITAN TERNAK BABI : UNTUK MENYOKONG BEA SISWA SOLIDARITAS SESAWI FLORES DAN PENYIAPAN BIBIT BERKUALITAS UNTUK MASYARAKAT


Ternak Babi : Usaha Utama Taman Tani Lestari

Usaha utama yang diselenggarakan di Taman Tani ini adalah usaha ternak babi, yang secara khusus dimaksudkan untuk menyiapkan bibit ternak babi yang berkualitas dan layak disebarkan kepada masyarakat luas. Usaha ternak inilah yang diharapkan menjadi sumber utama pendapatan Taman Tani ini beserta pilihan strategis karya pelayanan yang digariskannya, yakni menopang pengadaan bea siswa solidaritas bagi anak-anak dari keluarga yang membantu menanganinya, maupun bagi anak anak lain yang hendak ditolong melalui program bea siswa solidaritas Sesawi Flores (BS3F).

Mengapa ternak babi yang dipilih?

Bukan rahasia lagi bahwa wilayah Flores umumnya dan secara khusus wilayah Kabupaten Ngada, masyarakatnya membutuhkan ternak babi dalam segala kegiatannya, baik di bidang agama, sosial kemasyarakatan, adat budaya maupun dalam relasi persahabatan. Daging Babi adalah sungguhan penting dalam setiap jamuan persaudaraan, dan hewan penting dalam semua hajatan budaya masyarakatnya.

Belum lagi kalau dilihat sebagai program unggulan pemerintah Nusa Tenggara Timur yang telah mencangangkan Desa Anggur Merahnya ataupun program Kabupaten Ngada dengan nama Peraknya. Muatan terpenting dalam kedua program ini ialah bawa Ternak (tentu juga ternak babi) menjadi suaha yang diharapkan menjadi jalan keluar program pengentasan kemiskinan msayarakat.

Betapapun penting, pengalaman membuktikan bahwa pengelolaan usaha ternak babi belum ditangani secara baik dan masih dikelola secara tradisional, pembibitannya masih tak diperhatikan dan kalaupun dikelola secara modern, pengeluarannya sangat besar karena pakannya mesti didatangkan dari luar wilayah ini.

Dalam masyarakat, memelihara babi memang diminati namun dilihat sebagai usaha yang butyuhkan waktu, tak direncanakan dan menimbulkan masalah ekologis karena menyebarkan bau tak sedap dan mencemari lingkungan.

Hal lain yang juga penting ialah soal kader yang berminat, telaten dan trampil dengan skill yang memadai dan memiliki etos kerja yang bagus.


Berangkat dari konsep pastoral pertanian yang selaras alam, Taman Tani ini mengembangkan usaha peternakan babi sebagai program utamanya dan usaha bidang lainnya sebagai penopangnya, seperti kebun jagung dan kedelai, kebun buah dalam konsep KEBUN PAKAN HIDUP, termasuk pagar hidup sebagai bahan pakan ternak babi di sini. Usaha pendukung lainnya yang menyertai Ternak ini ialah Sawah Organik, kebun sayur organik baik yang dikembangkan secara biasa maupun secara vertikultur. Juga kolam ikan untuk mensuplai kebutuhan akan tepung ikan, dan pengolahan minyak goreng dari kelapa demi mendapatkan ampas kelapa sebagai pakan ternak ini.

Hadirnya sub bidang penyerta usaha ternak ini, memungkinkan Taman Tani ini juga mengolah pupuk bokasi baik padat maupun cair yang bramah lingkungan dengan memanfaatkan semua hasil sisa atau residu ternak babi di sini.

Tujuan Peternakan Babi di Taman Tani ini

Peternakan Babi di Taman Tani Lestari "Sesawi" - LPPS FLORES ini dijalankan dengan harapan agar boleh merealisasikan tujuan dan komitmen Taman Tani ini. Beberapa di antaranya adalah:
  1. Menyiapkan bibit babi berkualitas untuk pengembangan Taman Tani dan konsernya maupun untuk disebarkan kepada masyarakat luas. Dalam kerangka berpikir inilah secara jangka panjang, peternakan ini akan mengembangkan jenis babi unggul yang cepat besar, tidak kawin sedarah, dan mampu beradaptasi dengan makanan lokalnya. Untuk sementara, Taman Tani ini mengembangkan jenis babi Batam, Babi Durox, dan jenis babi VdL, juga hasil persilangan di antara mereka. Dalam jangka panjang, cara IB juga menjadi opsi yang hendak dikembangkan di Taman Tani ini.
  2. Mengembangkan cara beternak babi yang akrab lingkungan, berkualitas, dengan menggunakan bahan pakan lokal tetapi diolah dengan memenuhi standar gisi dan protein setiap fase pertumbuhan babi. Karena itulah, di Peternakan ini dikembangkan "Makanan Bibit" yang organik, lokal dan berkualitas tinggi tetapi murah. Bila peralatan memadai dengan bantuan pihak ketiga, Taman Tani ini hendak mengembangkan juga pengolahan pakan untuk peternak umunya.
  3. Menyiapkan dana pendidikan lestari bagi Bea Siswa Solidaritas Sesawi Flores (BS3F): Taman Tani serta usaha ternak babi ini lahir dari kandungan Program Bea Siswa Solidaritas Sesawi Flores (BS3F) besrta para alumninya. Karena itu hasil dari peternakan babi ini akan diarahkan langsung bagi penyediaan Bea Siswa.
  4. Menyokong konsep Pertanian Lestari Terpadu dan Organik: Peternakan ini dimulai setelah para alumni pelatihan pertanian organik The Learning Farm Yayasan Karang Widya Cianjur Jawa Barat menyelesaikan kursusnya dan kembali ke Flores. Beberpa alumninya sebelum kembali ke desa asalnya membaktikan diri di Taman Tani ini untuk mepersiapkan rekan-rekan mudanya untuk mengikuti jejak mereka ke Jawa Barat. Bersama mereka inilah konsep pertanian selaras alam, terpadu dan organik dikembangkan di sini.
  5. Menyiapkan kader Tani Muda yang berkomitmen kepada pertanian organik di wilayah ini: Kader Tani yang telaten, enerjik, maju dan cinta lingkungan perlu dilatih dan dididik. Inilah tempat bagi mereka yang berminat dan menghargai etos kerja serta secara terencana menyiapkan kehidupan keluarga mereka dengan penghasilan yang pasti.
  6. Aplikasi Pastoral Pembebasan dan Pemberdayaan gereja Lokal di bidang pertanian: Inilah mastermind dari usaha ini, bahwa karya pertanian yang bermartabat mesti dikembangkan sebagai usaha kita mengambil bahagian dalam karya Allah yang memberikan diriNya sebagai makanan bagi umatNya.
  Copyright © Ledalero, 17 Juli 2011 by Ansel Meo SVD

Selasa, 05 Februari 2013

Menjaga Kesucian Pada Masa Berpacaran

Menjaga kesucian menuntut disiplin diri yang kuat dan disiplin ini hanya bisa ada apabila ada niat yang sama kuatnya pula. Tidak hanya itu, faktor utama untuk tetap menjaga kesucian selama masa pacaran hendaknya didasarkan pada rasa takut akan Allah sebab pada akhirnya kita tetap harus memberi pertanggungjawaban kepada Allah sendiri (1Tesalonika 5:23). Berikut ini beberapa saran untuk menolong kita menjaga kesucian pada masa berpacaran.

  1. Sirami hati kita dengan Firman Allah.
    Firman Allah akan memberi peringatan dan sekaligus kekuatan bagi kita untuk melawan godaan seksual. Bacalah dan renungkanlah firman-Nya setiap hari; jadikan saat teduh sebagai aktivitas rohani rutin kita. Jangan biarkan iblis atau diri kita menipu dengan mengatakan bahwa kita sudah tidak layak menerima firman Tuhan. Ketidaklayakan adalah suatu sikap yang selalu harus ada namun kita butuh firman Tuhan guna bertahan dalam kehendak Tuhan.
  2. Pertahankan batas sejauh-jauhnya dan sepanjang-panjangnya.
    Jangan mulai sentuhan fisik terlalu dekat dan terlalu cepat. Barang siapa memulai terlalu cepat akan mengakhirinya dengan cepat dan sangat jauh pula. Hindarkan ciuman di bibir, sebisanya berhenti pada ciuman di pipi. Sentuhan-sentuhan pada anggota tubuh selain tangan, misalnya pinggul dan dada, harus dihindarkan. Hindarkan pelukan muka dengan muka, batasi hanya pada pelukan dari samping yakni tangan kanan memeluk bahu dari samping.
  3. Bicarakan godaan seksual secara terbuka dan doakan bersama.
    Jangan merasa sungkan atau tidak enak hati melukai pasangan kita. Keterbukaan menunjukkan kedewasaan dan kesadaran untuk menghadapi secara matang. Sepakati batas fisik dan hormati keputusan itu sebab dengan cara itulah kita menghormati tubuh pasangan kita sebagai rumah Allah yang kudus.
  4. Hindarkan keberduaan dan keterpisahan.
    Bertemulah di tempat terbuka dan umum; jangan mencari-cari kesempatan untuk menyendiri guna melaksanakan niat seksual kita. Membicarakan hal pribadi tidak perlu dalam kamar atau di rumah yang sepi; kita dapat melakukannya di tempat ramai yang tetap memberi kita kesempatan berbicara dengan serius.
  5. Bicarakan masalah dengan seorang bapa atau ibu rohani.
    Bicarakan dan akuilah masalah kita dengan seorang bapa atau ibu rohani kita agar kita bisa mempertanggungjawabkan perbuatan kita secara berkala dan terbuka. Mintalah kesediaannya untuk menjadi pengawas yang akan terus mengecek kemajuan kita. Keberadaan seorang pengawas akan menolong kita hidup kudus dan bertanggungjawab. Dosa yang disembunyikan niscaya membuat kita lebih liar dan tak terkendali, dosa yang diakui justru memperkuat ketahanan kita.
  6. Jangan menyerah.
    C.S. Lewis, seorang penulis Kristen, pernah berujar bahwa kita tidak akan tahu besarnya kekuatan dosa sampai kita mencoba melawannya. Godaan seksual merupakan godaan besar yang adakalanya membuat kita putus asa melawannya. Namun nasihat C.S. Lewis adalah jangan menyerah. Lewis melukiskan suatu contoh yang indah. Jika kita mengosongkan kertas ujian kita, pasti kita mendapatkan nilai 0. Namun, jika kita mencoba menjawab setiap pertanyaan, kita pasti memperoleh nilai meski jawabannya salah. Lewis mengingatkan kita bahwa Tuhan ingin melihat usaha kita melawan dosa dan Ia menghargai upaya yang keras. Jangan menyerah atau membenarkan diri. Akui kejatuhan kita dan bangunlah kembali; setiap hari merupakan hari pengujian, sebab itulah esensi kehidupan Kristen.

Karakter Wanita Yang Baik

Karakter adalah sifat, budi pekerti, tabiat, atau watak. Berbeda dengan karisma, karakter adalah sesuatu yang tidak kelihatan. Karakter adalah kualitas dan nilai yang sesungguhnya dari seseorang. Ini menunjukkan siapa anda sesungguhnya.

1. saleh atau takut akan Tuhan (Amsal 31:30)
karakter pertama yang menyebabkan seorang istri mempunyai nilai yang tinggi adalah kesalehannya, ayat tersebut dengan tegas mengatakan bahwa kecantikan tubuh bukanlah ukuran bagi istri yang tinggi nilainya.
Banyak wanita ingin dipuji kecantikannya sehingga berusaha merombak wajahnya agar kelihatan cantik. Anda tidak perlu mengubah wajah anda, syukuri apa yang sudah diberikan Tuhan, hiduplah saleh dihadapanTuhan (I Petrus 3:3,4)
2. Dapat dipercaya
Hati suaminya percaya kepadanya (Amsal 31:11)
Istri yang berbahagia adalah istri yang dipercayai sepenuhnya oleh suami
3. Berbuat baik kepada suami (Amsal 31:12)
Rajin mengurus suami, makanan selalu disediakan pada waktunya, rumah tangga diatur sebaik-baiknya, perabot2 tidak ada yang kotor berdebu, anak2 terurus dengan baik tidak ada yang terlantar. Tetapi itu semua jangan hanya dilakukan pada saat suami sedang berjaya saja atau pada waktu suami sukses, tetapi pada saat suami sedang bangkrut, dalam kondisi yang buruk apakah kita tetap berbuat baik? Istri Ayub adalah contoh istri yang berbuat baik kepada keluarganya pada masa suaminya jaya
4. Lemah lembut (Amsal 32:26)
Seorang istri dan ibu harus menjaga perkataannya, menjadi pencipta suasana lemah lembut dan kasih sayang dirumah, memberi nasehat dengan sabar maka keluarga akan betah tinggal dirumah
5. berhikmat (Amsal 31:26)
seorang istri tidak akan membuka mulutnya dengan sembarangan, dia tidak ingin kata-katanya keluar dengan sia-sia, perkataannya tidak melukai orang, tetapi hendaknya membangun dan menghibur
6. Murah hati (Amsal 31:20)
Seorang istri yang murah hati akan memperhatikan orang-orang yang ada disekitarnya, tidak hanya mementingkan kepentingannya atau keluarganya saja. Suka mengulurkan tangan kepada orang-orang yang membutuhkan pertolongan. Seorang istri yang suka memberi adalah seorang istri yang tahu membuka sumber berkat bagi keluarganya. Dia mengerti betul hukum yang mengatakan berilah maka kamu akan diberi. Sebab dengan memberi berarti dia membuka tingkap2 langit sehingga Allah dapat mencurahkan berkat dengan berkelimpahan. Seorang istri yang tidak suka berbuat demikian bahkan melarang suaminya memberi bagi Tuhan atau kepada orang lain berarti belum dapat mengelola berkat Tuhan.

Senin, 21 Januari 2013

RAHASIA DNA

DNA: BANK DATA KEHIDUPAN
Perkembangan sains memperjelas bahwa makhluk hidup memiliki struktur yang luar biasa kompleks dan suatu keteraturan yang terlalu sempurna untuk muncul melalui peristiwa kebetulan. Ini membuktikan fakta bahwa makhluk hidup diciptakan oleh Pencipta yang Mahakuasa yang memiliki pengetahuan tanpa banding. Baru-baru ini, misalnya, dengan tersingkapnya struktur sempurna dalam gen manusia yang menjadi isu yang menonjol karena Projek Genom, penciptaan yang unik dari Tuhan telah terungkap sekali lagi untuk kita semua.
Dari AS hingga Cina, ilmuwan dari seluruh penjuru dunia telah memberikan upaya terbaik mereka untuk menguraikan 3 miliar huruf kimiawi di dalam DNA dan menentukan urutannya. Sebagai hasilnya, 85% dari data yang terkandung dalam DNA manusia dapat diurutkan dengan tepat. Walaupun ini merupakan perkembangan yang sangat menarik dan penting, sebagaimana dinyatakan Dr. Francis Collins, pimpinan Projek Genom Manusia, sebegitu jauh ini baru langkah pertama dalam upaya menguraikan informasi di dalam DNA.
Agar dapat memahami mengapa penguraian informasi ini berjalan begitu lama, kita harus memahami sifat dari informasi yang tersimpan di dalam DNA.
Dunia DNA yang Penuh Rahasia
There is enough information in one DNA molecule to fill 1000 books. This is encoded in the DNA seen in the picture. All of a person’s features are encoded in an alphabet symbolised in the letters A,T,C and G.
Dalam pembuatan atau pengelolaan produk atau pabrik teknologi, sarana yang paling banyak digunakan adalah pengalaman dan akumulasi pengetahuan yang diperoleh manusia selama berabad-abad. Pengetahuan dan pengalaman penting yang dibutuhkan untuk membangun tubuh manusia, ‘pabrik’ paling maju dan canggih di muka bumi, tersimpan di dalam DNA. Poin penting untuk diperhatikan di sini adalah bahwa DNA telah senantiasa ada semenjak manusia pertama dengan semua kesempurnaan dan kompleksitasnya. Sebagaimana dapat dibaca pada baris-baris di bawah, Anda juga akan melihat dengan jelas betapa tidak masuk akalnya untuk mengklaim, sebagaimana para evolusionis, bahwa molekul seperti itu, dengan semua struktur dan sifatnya yang menakjubkan, berasal mula dari peristiwa kebetulan.
DNA terlindung dengan baiknya di dalam nukleus (inti sel) yang berada di pusat sel. Jika diingat bahwa sel-sel manusia – terhitung lebih dari 100 miliar – memiliki diameter rata-rata 10 mikron (satu mikron adalah 10-6 m.), kecilnya wilayah yang dibicarakan akan dipahami lebih baik. Molekul yang menakjubkan ini merupakan bukti nyata dari kesempurnaan dan sifat luar biasa dari seni penciptaan oleh Allah. Begitu luar biasanya sehingga suatu cabang sains khusus dibuat untuk mendalami rahasia molekul ini., yang masih banyak tersembunyi. Nama cabang sains ini adalah “Genetika”. Dikenal sebagai sains abad ke-21, genetika masih dalam fase merangkak, sejauh berbicara tentang menyelesaikan misteri DNA, walaupun semua sarana teknologi telah digunakan.
Kehidupan di Dalam Nukleus
Jika kita membandingkan tubuh manusia dengan sebuah bangunan, perencanaan dan projek lengkapnya hingga ke detail terhalus ada di DNA, yang terletak di inti setiap sel. Semua tahap perkembangan manusia dalam rahim ibu dan setelah kelahiran berlangsung dalam kerangka program yang telah ditentukan sebelumnya. Penataan sempurna dalam perkembangan manusia ini dinyatakan sebagai berikut dalam Al Quran:
“Apakah .. (QS. Al Qiyamah, 36-38)
Tepat pada fase di mana sel telur yang baru saja dibuahi di dalam rahim ibu, semua karakteristik yang akan kita miliki di kemudian hari telah ditentukan dalam takdir tertentu dan dikodekan di dalam DNA kita dalam suatu bentuk yang teratur. Semua ciri kita, seperti tinggi badan, warna kulit, golongan darah, bentuk wajah yang akan kita miliki ketika berumur tiga puluhan dikodekan di dalam inti sel awal kita tiga puluh tahun dan sembilan bulan sebelumnya, sejak saat pembuahan.
Bentuk informasi di dalam DNA tidak hanya menentukan oleh sifat-sifat fisik yang di atas; ia juga mengendalikan ribuan operasi dan sistem lainnya yang berjalan di dalam sel dan tubuh. Misalnya, bahkan tinggi rendah atau normalnya tekanan darah seseorang tergantung pada informasi yang tersimpan di dalam DNA.
Ensiklopedia yang Amat Besar di Dalam Sel Manusia
Informasi yang tersimpan di dalam DNA sedikit pun tidak boleh dianggap enteng. Walaupun sukar untuk dipercaya, dalam sebuah molekul DNA tunggal milik manusia, terdapat cukup informasi untuk mengisi tepat sejuta halaman ensiklopedia. Coba pikirkan; tepat 1000.000 halaman ensiklopedia…. inti dari setiap sel mengandung sebanyak itu informasi, yang digunakan untuk mengendalikan fungsi tubuh manusia. Sebagai analogi, kita dapat katakan bahwa bahkan Ensiklopedia Britannica yang banyaknya 23 jilid, salah satu ensiklopedia terbesar di dunia, memiliki 25.000 halaman. Jadi, di hadapan kita terbentang sebuah fakta yang menakjubkan. Di dalam sebuah molekul yang ditemukan di dalam inti sel, yang jauh lebih kecil dari sel berukuran mikroskopis tempatnya berada, terdapat gudang penyimpanan data yang 40 kali lebih besar daripada ensiklopedia terbesar di dunia yang menyimpang jutaan pokok informasi. Ini sama dengan 920 jilid ensiklopedia besar yang unik dan tidak ada bandingannya di dunia. Riset menemukan bahwa ensiklopedia besar ini diperkirakan mengandung 5 miliar potongan informasi yang berbeda. Jika satu potong informasi yang ada di dalam gen manusia akan dibaca setiap detik, tanpa henti, sepanjang waktu, akan dibutuhkan 100 tahun sebelum proses selesai. Jika kita bayangkan bahwa informasi di dalam DNA dijadikan bentuk buku, lalu buku-buku ini ditumpuk, maka tingginya akan mencapai 70 meter.


DNA: BANK DATA KEHIDUPAN
Perkembangan sains memperjelas bahwa makhluk hidup memiliki struktur yang luar biasa kompleks dan suatu keteraturan yang terlalu sempurna untuk muncul melalui peristiwa kebetulan. Ini membuktikan fakta bahwa makhluk hidup diciptakan oleh Pencipta yang Mahakuasa yang memiliki pengetahuan tanpa banding. Baru-baru ini, misalnya, dengan tersingkapnya struktur sempurna dalam gen manusia yang menjadi isu yang menonjol karena Projek Genom, penciptaan yang unik dari Tuhan telah terungkap sekali lagi untuk kita semua.
Dari AS hingga Cina, ilmuwan dari seluruh penjuru dunia telah memberikan upaya terbaik mereka untuk menguraikan 3 miliar huruf kimiawi di dalam DNA dan menentukan urutannya. Sebagai hasilnya, 85% dari data yang terkandung dalam DNA manusia dapat diurutkan dengan tepat. Walaupun ini merupakan perkembangan yang sangat menarik dan penting, sebagaimana dinyatakan Dr. Francis Collins, pimpinan Projek Genom Manusia, sebegitu jauh ini baru langkah pertama dalam upaya menguraikan informasi di dalam DNA.
Agar dapat memahami mengapa penguraian informasi ini berjalan begitu lama, kita harus memahami sifat dari informasi yang tersimpan di dalam DNA.
Dunia DNA yang Penuh Rahasia
There is enough information in one DNA molecule to fill 1000 books. This is encoded in the DNA seen in the picture. All of a person’s features are encoded in an alphabet symbolised in the letters A,T,C and G.
Dalam pembuatan atau pengelolaan produk atau pabrik teknologi, sarana yang paling banyak digunakan adalah pengalaman dan akumulasi pengetahuan yang diperoleh manusia selama berabad-abad. Pengetahuan dan pengalaman penting yang dibutuhkan untuk membangun tubuh manusia, ‘pabrik’ paling maju dan canggih di muka bumi, tersimpan di dalam DNA. Poin penting untuk diperhatikan di sini adalah bahwa DNA telah senantiasa ada semenjak manusia pertama dengan semua kesempurnaan dan kompleksitasnya. Sebagaimana dapat dibaca pada baris-baris di bawah, Anda juga akan melihat dengan jelas betapa tidak masuk akalnya untuk mengklaim, sebagaimana para evolusionis, bahwa molekul seperti itu, dengan semua struktur dan sifatnya yang menakjubkan, berasal mula dari peristiwa kebetulan.
DNA terlindung dengan baiknya di dalam nukleus (inti sel) yang berada di pusat sel. Jika diingat bahwa sel-sel manusia – terhitung lebih dari 100 miliar – memiliki diameter rata-rata 10 mikron (satu mikron adalah 10-6 m.), kecilnya wilayah yang dibicarakan akan dipahami lebih baik. Molekul yang menakjubkan ini merupakan bukti nyata dari kesempurnaan dan sifat luar biasa dari seni penciptaan oleh Allah. Begitu luar biasanya sehingga suatu cabang sains khusus dibuat untuk mendalami rahasia molekul ini., yang masih banyak tersembunyi. Nama cabang sains ini adalah “Genetika”. Dikenal sebagai sains abad ke-21, genetika masih dalam fase merangkak, sejauh berbicara tentang menyelesaikan misteri DNA, walaupun semua sarana teknologi telah digunakan.
Kehidupan di Dalam Nukleus
Jika kita membandingkan tubuh manusia dengan sebuah bangunan, perencanaan dan projek lengkapnya hingga ke detail terhalus ada di DNA, yang terletak di inti setiap sel. Semua tahap perkembangan manusia dalam rahim ibu dan setelah kelahiran berlangsung dalam kerangka program yang telah ditentukan sebelumnya. Penataan sempurna dalam perkembangan manusia ini dinyatakan sebagai berikut dalam Al Quran:
“Apakah .. (QS. Al Qiyamah, 36-38)
Tepat pada fase di mana sel telur yang baru saja dibuahi di dalam rahim ibu, semua karakteristik yang akan kita miliki di kemudian hari telah ditentukan dalam takdir tertentu dan dikodekan di dalam DNA kita dalam suatu bentuk yang teratur. Semua ciri kita, seperti tinggi badan, warna kulit, golongan darah, bentuk wajah yang akan kita miliki ketika berumur tiga puluhan dikodekan di dalam inti sel awal kita tiga puluh tahun dan sembilan bulan sebelumnya, sejak saat pembuahan.
Bentuk informasi di dalam DNA tidak hanya menentukan oleh sifat-sifat fisik yang di atas; ia juga mengendalikan ribuan operasi dan sistem lainnya yang berjalan di dalam sel dan tubuh. Misalnya, bahkan tinggi rendah atau normalnya tekanan darah seseorang tergantung pada informasi yang tersimpan di dalam DNA.
Ensiklopedia yang Amat Besar di Dalam Sel Manusia
Informasi yang tersimpan di dalam DNA sedikit pun tidak boleh dianggap enteng. Walaupun sukar untuk dipercaya, dalam sebuah molekul DNA tunggal milik manusia, terdapat cukup informasi untuk mengisi tepat sejuta halaman ensiklopedia. Coba pikirkan; tepat 1000.000 halaman ensiklopedia…. inti dari setiap sel mengandung sebanyak itu informasi, yang digunakan untuk mengendalikan fungsi tubuh manusia. Sebagai analogi, kita dapat katakan bahwa bahkan Ensiklopedia Britannica yang banyaknya 23 jilid, salah satu ensiklopedia terbesar di dunia, memiliki 25.000 halaman. Jadi, di hadapan kita terbentang sebuah fakta yang menakjubkan. Di dalam sebuah molekul yang ditemukan di dalam inti sel, yang jauh lebih kecil dari sel berukuran mikroskopis tempatnya berada, terdapat gudang penyimpanan data yang 40 kali lebih besar daripada ensiklopedia terbesar di dunia yang menyimpang jutaan pokok informasi. Ini sama dengan 920 jilid ensiklopedia besar yang unik dan tidak ada bandingannya di dunia. Riset menemukan bahwa ensiklopedia besar ini diperkirakan mengandung 5 miliar potongan informasi yang berbeda. Jika satu potong informasi yang ada di dalam gen manusia akan dibaca setiap detik, tanpa henti, sepanjang waktu, akan dibutuhkan 100 tahun sebelum proses selesai. Jika kita bayangkan bahwa informasi di dalam DNA dijadikan bentuk buku, lalu buku-buku ini ditumpuk, maka tingginya akan mencapai 70 meter.
Mari kita ulangi kembali dua kata yang barusan disebutkan di atas; ‘menyimpan informasi’….
Kita harus berhenti di sini dan memikirkan dua kata yang kita ucapkan dengan begitu mudahnya. Mudah untuk mengatakan bahwa sebuah sel mengandung miliaran potongan informasi. Namun, ini sama sekali bukan detail yang dapat begitu saja di disingkirkan sebagai sebuah ucapan. Ini karena yang kita bicarakan di sini bukanlah sebuah komputer atau perpustakaan, tetapi hanya sebuah kubus yang 100 kali lebih kecil dari satu millimeter, yang hanya terbuat dari protein, lemak, dan molekul air. Merupakan keajaiban yang luar biasa mencengangkan bagi sepotong teramat kecil daging untuk mengandung dan menyimpan sekeping saja – apalagi jutaan – informasi.
Di era modern, manusia menggunakan komputer untuk menyimpan informasi. Teknologi komputer dewasa ini dianggap sebagai teknologi tercanggih yang membuka jalan menuju semua teknologi lainnya. Jumlah informasi yang 20 tahun silam mungkin disimpan dalam sebuah komputer seukuran kamar, hari ini dapat disimpan dalam “mikrocip” kecil, namun begitu teknologi mutakhir yang dihasilkan oleh kecerdasan manusia setelah berabad-abad akumulasi teknologi dan bertahun-tahun kerja keras masih jauh dari mencapai kapasitas penyimpanan informasi milik sebuah inti sel. Kami kira, perbandingan berikut akan memadai untuk memberi gambaran kecilnya DNA, yang memiliki kapasitas yang demikian hebat.
Informasi yang dibutuhkan untuk menspesifikasi desain dari semua spesies organisme yang pernah ada di planet ini, jumlah yang menurut G.G. Simpson adalah sekitar satu miliar, dapat disimpan dalam satu sendok the dan masih akan cukup tempat bagi semua informasi dalam seluruh buku yang pernah ditulis.1
Bagaimana sebuah rantai yang kasat mata, terbuat dari atom-atom yang tersusun bersisian, dengan diameter seukuran sepersemiliar millimeter, memiliki memori dan kapasitas informasi sedemikian? Dan juga menambahkan hal berikut kepada pertanyaan: Kalau masing-masing dari 100 miliar sel di dalam tubuh Anda hapal sejuta halaman informasi, berapa halaman ensiklopedia yang Anda dapat ingat, sebagai seorang manusia yang cerdas dan berkesadaran, sepanjang hidup anda?
Kearifan Dalam Sel
Dalam hal ini, Anda harus mengakui bahwa sel mana pun pada lambung atau telinga anda jauh lebih terpelajar dari Anda, dan karena sel itu menggunakan informasi ini dengan cara yang paling benar dan sempurna, ia lebih arif dari Anda.
Lalu, apa yang menjadi sumber dari kearifan ini? Bagaimana mungkin setiap dari 100 miliar sel dalam tubuh anda dapat memiliki kearifan yang begitu luar biasa? Mereka semua, bagaimanapun, adalah tumpukan atom, dan tidak berkesadaran. Ambillah atom-atom dari semua unsur, gabungkan mereka dalam bentuk dan jumlah yang berbeda, hasilkan molekul-molekul yang berbeda, tetap, Anda tidak akan pernah bisa menghasilkan kearifan. Tidak masalah apakah molekul-molekul ini kecil atau besar, sederhana atau kompleks. Anda tidak akan pernah bisa menghasilkan sebuah pikiran yang secara sadar akan mengorganisir suatu proses dan menyelesaikannya.
Lalu bagaimana mungkin DNA, yang terbangun dari susunan sejumlah tertentu atom-atom yang tak berkesadaran dalam rangkaian tertentu, dan enzim-enzim, yang bekerja secara harmonis, mampu menyelesaikan banyak pekerjaan dan mengorganisir operasi yang rumit dan bermacam-macam di dalam sel secara sempurna dan lengkap? Jawabannya sangat sederhana; kearifan tidak berada di dalam molekul-molekul ini atau di dalam sel yang memuatnya, tetapi pada Diri yang telah mencipta molekul-molekul ini, dengan memrogram mereka untuk berfungsi sedemikian.
Pendeknya, kearifan hadir tidak pada karya itu sendiri, tetapi pada pencipta karya tersebut. Bahkan komputer yang paling maju merupakan hasil dari suatu kearifan dan kecerdasan yang telah menuliskan dan memasang program-program untuk mengoperasikannya, dan kemudian menggunakannya. Begitu pula, sel, DNA dan RNA di dalamnya, dan manusia yang terbuat dari sel-sel ini tidak lain dari karya Dia yang menciptakan mereka dan apa yang mereka lakukan. Betapa pun sempurna, lengkap dan memesona karya tersebut, kebijaksanaan selalu ada pada sang pemilik karya.
Suatu hari, jika Anda menemukan sebuah disket di atas meja di laboratorium komputer, dan setelah memeriksanya, mendapatinya mengandung miliaran informasi tentang anda, pertanyaan pertama yang akan melintas di pikiran Anda tentunya siapa yang telah menuliskan potongan-potongan informasi ini dan mengapa.
Jadi, mengapa kita tidak ajukan pertanyaan yang sama tentang sel? Jika informasi di dalam disket ditulis oleh seseorang, lalu dengannya DNA, yang memiliki teknologi yang jauh lebih unggul dan maju, dirancang dengan cara yang amat sempurna, diciptakan, dan ditempatkan di dalam sel yang sangat kecil itu, yang juga merupakan keajaiban lain. Di samping dia tidak kehilangan sifatnya yang mana pun selama ribuan tahun sampai hari ini. (Ingatlah bahwa otak manusia yang membuat disket dan menyimpan data di dalamnya, juga terbuat dari sel-sel ini.) Apa lagi yang lebih penting bagi Anda daripada pertanyaan: oleh siapa dan mengapa sel-sel ini – yang berfungsi tanpa henti bagi Anda untuk membaca baris-baris tulisan ini, melihat, bernapas, berpikir, singkatnya, untuk ada dan bertahan hidup – diciptakan?

REPRODUKSI JANTAN PADA BABI, SAPI DAN MERPATI

BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Bilogi adalah ilmu tentang kehidupan yang sudah berakar dari dalam diri manusia. Orang memelihara hewan, membudi-dayakan tanaman hias, mengundang burung-burung dengan menyediakan halaman belakang rumah mereka, mengunjungi kebun binatang dan cagar alam/taman nasional. Untuk mempertahankan keturunan, semua mahluk hidup harus mengadakan pembiakan. Reproduksi atau pembiakan ialah memperbanyak diri atau keturunan. Tujuan dari reproduksi itu sendiri adalah agar suatu spesies tertentu tidak punah, karena suatu mahluk hidup semua akan mati, yang merupakan ciri dari mahluk hidup. Peristiwa reproduksi melibatkan dua individu, yang mana mempunyai masing-masing alat yang bisa digunakan untuk bereproduksi, dalam pihak betina, kita mengenal sisitim reproduksi betina, begitupun dalam pihak jantan kita mengenal sisitim reproduksi jantan.
Dikarenakan mahluk hidup di dunia ini sangatlah beragam, maka sistim reproduksi dari masing-masing spesies berbeda pula. Maka dari itu kami menyusun mkalah ini agar kami mengetahui perbedaan sistim reproduksi jantan pada setiap spesies.

1.2  Rumusam masalah
Adapun rumusan masalah yang dilakukan dalam penyusunan makalh ini adalah:
  1. Sebutkan sistem reproduksi jantan pada babi, merpati, dan sapi?
  2. Perbedaan apa yang mencolok dari ketiga jenis hewan tersebt?
1.3  Tujuan
Tujuan dilakukan pembuatan lakalah ini adalah agar mahasiswa mengerti organ apa saja yang terdapat dalan alat kelamin pada babi, merpati, sapi jantan








BAB II
PEMBAHASAN
Reproduksi atau pembiakan ialah memperbanyak diri atau keturunan. Bertujuan untuk mempertahankan kehadiran spesies di alam. Individu di kalangan penduduk suatu spesies suatu ketika akan mati, sebagai ciri kehidupan. Karena itu jumlah penduduk itu akan susut, dan jika terus begitu mereka bisa punah. Karena itu sebelum setiap individu mati ia harus berkaturunan atau beranak dulu. Anak harus lebih banyak dari parent (tertua). Karena hidup itu banyak menempuh tantangan dan bahaya, terutama bagi anak yang masih lemah dan sederhana. Makin banyak anak dilahirkan makin besar kesempatan selamat hidup sampai dewasa, lalu bereproduksi lagi (Yatim, 1994:11).
Sistem reproduksi jantan terdiri atas (1) testis yang dikelilingi tunika vaginalis dan selubung testis, (2) epididimis, (3) duktus deferens, (4) kelenjar aksesori, (kelenjar vesikulosa, prostat, dan bulbouretralis), (5) uretra, dan (6) penis yang dilindungi oleh prepusium (Dellman, dkk, 1992;446).
Secara anatomik, alat kelamin jantan dapt dibagi menjadi 3 bagian besar yaitu: (Partodihardjo, 1987;25)
  1. Gonad atau testis (kelenjar benih) merupakan bagian alat kelamin yang utama
  2. Saluran-saluran reproduksi terdiri atas; epididymis, vas deferens dan uretra; sedang kelenjar-kelanjar mani terdiri atas: kelenjar vesikularis, kelenjar prostata, dan kelenjar bulboureralis atau kelenjar cowper
  3. Alat kelamin bagian luar yaitu: penis yang merupakan alat kopulasi dan penyalur mani dan urin; dan alat pelindung yang terdiri dari skrotum dan preputium.
Alat reproduksi jantan. Fungsi utaman alat reproduksi jantan, ialah (Girisonta, 1981;79):
  • Meproduksi sel jantan, yakni yang disebut spermatozoa atau biasa disingkat sperma
  • Memasukkan sperma pada alat reproduksi betina pada saat yang bertepatan
TESTES
Bentuk testis bulat panjang, dengan sumbu pemanjangannya ke arah vertikal. Setelah kulit dibuka (ikut tersayat korium, tunika dartos, tunoka vaginalis komunis), testes terbungkus oleh kapsul berwarna putih mengkilat yang disebut; tunika albuginea. Tunika ini mengandung urat syaraf dan urat darh; pembuluh darah ini terlihat berkelok-kelok (Partodihardjo, 1987;26).
Pada hewan dewasa panjang testes 12-15 cm, dan diameter berayun dari 6 sampai 8 cm. berat sebuah testis, termasuk tunika albuginea dan epididymis berayun antara 300 sampai 500 gram, tergantung pada umur, jenis sapi dan kondisi makanan (Partodihardjo, 1987;26)
Tunika vaginalis. Bila testis diangkat dari skrotum, lapis parietal tunika vaginalis tetap melekat pada skrotum, sedangkan lapis viseralis, pembalut peritoneum pada testis (dan epididymis) tetap bertaut erat pada kapsula testis di bawahnya, yakni tunika albuginea. Lapis viseralis tunika vaginalis terdiri dari mesotel dan jaringan ikat yang melekat pada tunika albuginea (Dellman dkk, 1992;446).
Testes pejantan dewasa normal mempunyai 2 fungsi yang penting (Salisbury, 1985;207):
ü  Memproduksi spermatozoa hidup dan subur
ü  Memproduksi androgen, atau hormonkelamin jantan, testosteron
Testis sapi jantan berbentuk bulat panjang, terletak di dalam kantong scrotum dan tergantung pada shorda spermaticus dengan bagian anterior testis testis lebih ke bawah atau dengan posisi ventral. Pada hewan dewasa panjang testis 10-12½ cm dan lebar 5-6,25 cm dengan berat 500 gram. Testis ini diselubungi oleh selapis turunan pengikat yang tipis dan elastis, tunica albuginea. Bila diraba selaput ini terasa kukuh dan kuat. Testis terbagi secara tak sempurna oleh mediastum, suatu septum yang terbatas. Helai-halai jaringan ikat berjalan dari pusat testis pada sumbu longitudinal dan bersambung dengan selaput pemisah. Segmen-segmen testis mengandung banyak tubuli seminiferi yang berkelok-kelok, jaringan longgar dan sel-sel intersetial yang berserakan. Panjang tubuli keseluruhan pada sapi jantan dewasa diperkirakan 4,5 km, dan setiap tubulus bergaris tengah 200 mikron lebih sedikit. Pada sapi jantan garis tengah tubuli bervariasi dari 207-296 mikron. Kira-kira 80% dari berat seekor sapi jantan normal terdiri dari tubuli (Salisbury, 1985;207).
Testis. Babi seperti halnya hewan ternak lainnya, memiliki dua buah testis yang berada di luar tubuh dan terbungkus oleh kantong yang disebut scrotum (Girisonta, 1981;79).
Testes babi sangat besar tapi relatif lebih lunak, dan terletak horizontal di dalam scrotum. Testes berbentuk lonjong, panjang 10 sampai 15cm, diameter 5 sampai 9cm, berat (dua testes) antara 500 sampai 800 gram, rata-rata 600 gram. Tubuli seminiferi mencapai panjang 600 meter (Toilehere, 1977;87).
Burung jantan memiliki sepasang testis perut berbaring cranioventral ke lobus ginjal pertama. Testis meningkat secara dramatis dalam ukuran selama musim kawin. Vas deferens muncul medial dan melewati caudally ke kloaka yang mana memiliki kesamaan dengan pembukaan ureter di Urodeum. Vas Terminal deferens bengkak sebagai organ penyimpanan, yaitu Glomus seminalis (atau vesikula seminalis seperti pada gambar ke kanan). Testes kanan lebih kecil daripada testes yang kiri. Testes berbentuk oval, warna keputihan, pada masa kawin membesar yang berfungsi sebagai penghasil sperma (Rachmanto, 2001;55).

Kedalaman testis terbagi atas lebih kurang 250 kamar bentuk piramid, yang puncaknya berada di mediastinum. Kamar-kamar itu disebut lobula testis, dipisahkan sesamanya dengan serat jaringan ikat (saluran penghasil mani) yang bergulung banyak sekali. Diantara tubuli terkandung jaringan ikat atau jaringan interstitial (Yatim, 1994;30).
Jika kita memotong skrotum secara melintang maka secara mikroskopis terlihat adanya lapisan-lapisan tenunen pembungkus testes (Partodihardjo, 1987;26-28):
  1. Epidermis adalah bagian kulit luar
  2. Korium adalah jangat bagian kulit yang mengandung banyak urat darah dan urat syaraf
  3. Tunika Dartos adalah fascia pelindung yang juga mengandung unsur serabut urat daging, jadi dapat berkontraksi
  4. Tenunan pengikat yang longgar
  5. Tenunan unika vaginalis komunis (bagian dari peritonium)
  6. Rongga sempit adalah bagian rongga perut yang menjulur ke daerah inguinal yang merupakan kantong dimana kemudian ditempati oleh testes yang turun dari dalam rongga perut sewaktu masih dalam perkembangan embrio
  7. Tunika albuginea mengandung serabut-serabut fascia yang licin mengkilat berwarna putih mengandung banyak buluh dan syaraf. Bagian ini merupakan pembungkus langsung parenchyma testes
  8. Parenchyma terdiri atas: tubuli seminiferi, lobuli, sel-sel instertitial, saluran-saluran cairan testes dan spermatozoa
  9. Mediastinum testes adalah bagian tengah dari testes, dan merupakan perluasan dari retetestes
Lobulus adalah kantong-kantong kecil yang pada umumnya berbentuk kerucut, seperti buah salak. Ujug medialnya lancip, sedang ujung lateralnya lebar dan merupakan dasar dari kerucut tersebut. Isi lobulus adalah tubulus seminiferus. Tabung ini kecil, panjang, berkelok-kelok memenuhi seluruh kerucut. Muara tabung seminiferus terdapat pada ujung medial dari kerucut dan langsung berhubungan dengan rete testes. Dinidng tubulus seminiferus terdiri atas sel-sel membran basal, epitel benih, sel-sel penunjang dan sel penghasil cairan testes (Partodihardjo, 1987;30).
Tubuli seminiferi memproduksispermatozoa hasil dari pembelahan sel yang berurutan berasal dari deretan sel epitel lembaga, yang disebut spermatogonia, dan terletak di membran basalis yang merupakan sebagai dinding luar tubules. Jadi pembelahan sel dan perkembangan sel berjalan ke arah dalam menuju ke lumen tubuli, yang tercampur dengan spermatozoa. Sel sertoli terletak berjarak pada dinding tubuli dan menonjol masuk ke dalam lumen. Dikatakan bahwa sel sertoli memberi makan spermatid sampai terjadi tingkat metamorphosis yang sempurna dan mereka akan tinggal hidup sendiri-sendiri (Salisbury, 1985;208).
Sel-sel leydig atau sel-sel interstitial, yang tersebar di parenchyma testes diantara tubuli, merupakan sumber hormon jantan. Pada sapi hormon ini muncul pertama kali didalam testis dari embrio berukuran 30 mm. testis embrio sapi tampak ssebelum terbentuk ovarium dan dapat dibedakan pada embrio berukuran 20 mm (Salisbury, 1985;209).
Sel-sel interstitial adalah sel-sel yang terdapat di antara lobuli. Sel-sel ini berbentuk poligonal teranyam bersama-sam tenunan pengikat. Karena ditemukan oleh leydig maka disebut sel leydig dan telah pula diketahui bahwa sel tersebut adalah penghasil hormon jantan, atau androgen. Produksi sel spermatozoa berjalan tanpa hentinya; kecepatan tergantung dari kondisi makanan. Diet berprotein tinggi akan berpengaruh ke arah produksi tinggi. Karena tanpa henti maka dalam tempo yang relatif singkat lumen tubuli seminiferi akan penuh. Karena sperma yang terbentuk belum bergerak, maka transport sperma ke dalam saluran sperma tergantung dari adanya cairan testis. Cairan ini dihasilkan oleh sel sertoli dan sel-sel lain yang terdapat di antara sel sertoli dan sel-sel spermatogonium dalam tubuli seminiferi (Partodihardjo, 1987;30).
SKROTUM
Skrotum adalah kantong testes. Dalam keadaan relaks pada sapi, skrotum itu panjang ke bawah. Kulit di daerah skrotum pada umumnya tak berbulu walaupu ada, bulu itu tipis dan jarang tumbuhnya (Partodiharjo, 1987;36).
Alat kelamin jantan dewasa normal hanya dapat terlihat scrotum dan sekelompok dan sekelompok penisnya saja, yaitu yang diliputi oleh rambut preputium. Scrotum yang merupakan kantong ganda berisi testis terdapat di daerah inguinal di antara kedua lipat paha, tepat di belakangputing yang rudimenter. Bagian luar scrotum terbagi dua secara simetris dilekukan tengah ke ara vertikal dan sedikit rata di permukaan anterior dan posterior. Tiap-tiap scrotum tersebut berisi satu testes (Salisbury, 1985;203).
Skrotum berfungsi mengatur temperatur testes dan epididymis supaya tetap bertemperatur 4⁰ sampai 7⁰ lebih rendah dari  temperatur tubuh. Mekanisme dari sistim thermoregulator ini dikerjakan oleh 2 muskulus yaitu: muskulus kremaster externa dan intera dan juga oleh tunika dartos. Kedua muskulus kremaster itu dapat menarik testes ke atas mendekati ruang perut untuk mendapat pemanasan. Pada kedaan panas, kedua muskulus kremaster itu merelaks dan testes itu turun menjauhi ruang perut. Demikian juga tunika dartos akan mengerut bila udara dingin. Akibatnya skrotum mengkerut, dan memaksa testes naik ke atas mendekati ruang perut (Partodiharjo, 1987;37).
Scotum babi terletak tepat dibawah anus dan tidak begitu jelas seperti yang terlihat pada mamalia lainnya (Toilehere, 1977;87).


SALURAN PENGELUARAN
Epididymis
Epididymis, suatu pembuluh yang timbul dari bagian dorsal testes berasal dari ductus efferensia, terdiri dri 3 bagian; kepala, badan, dan ekor (Slisury, 1985;213).
Caudal epididymis pada babi cukup besar, terletak pada bagian dorsal, corpus pada bagian cranial, dan caput di bagian ventral (Toilehere, 1977;87).
Epididymis pada babi adalah bagian dari organ reproduksi di dalam testis yang terbentuk tabung bergulung-gulung. Epididymis berfungsi :
  • Sebagai tempat penyimpanan sperma
  • Sebagai tempat keluarnya cairan yang bisa memberikan bahan makanan pada sperma
  • Sebagai tempat maturasi sperma (Girisonta, 1981;82).
Spermatozoa tertimbun di dalam epididymis dan menjadi dewasa selama perjalanannya di dalam pembuluh epididymis itu, yang panjangnya sampai 33-3 cm. pada sapi jantan 44 cm dan lebih panjang pada babi atau kuda jantan. Di dalam epididymis spermatozoa menjadi masak terhadap kemampuannya untuk memperlihatkan motilitas yang spontan dan kemempuan untuk membuahi ovum (Salisbury, 1985;215).
Pada merpati ada sepasang epididymis, berukuran kecil dan terletak pada bagian sisi dorsal testis, yang merupakan saluran spermatozoa (Rachmanto, 2001;57).
Vas Deferens
Vas deferens pada babi adalah saluran berbentuk bulat dan panjang yang menghubungkan antara epididymis dengan urethra. Fungsi utama adalah membawa sperma masuk ke dalam urethra pada saat ejakulasi (pemancaran sperma). Pemotongan atau pengikatan yang dilakukan terhadap saluran ini disebut vasectomy. Operasi dan pengikatan saluran semacam ini dimaksudkan agar supaya hewan menjadi steril (Girisonta, 1981;82).
Vas deferens berasal dari epididymis dan berjalan dari titik terendah testes ke atas dan bersama dengan tali spermaticus melewati cincin inguinalis dan di tempat itu vas deferens akan memisahkan diri dari pembuluh darah arteri dan vena, syaraf dan jaringan lain pada tali spermaticus tersebut. Vas deferens akan masuk ke dalam ruang abdominalis mengandung sel epitel yang berjajar hampir lurus, memiliki dua lapisan urat daging yang membujur dan melingkar, dan dibungkus oleh selaput peritonium. Vas deferens memiliki syaraf yang banyak jumlahnya berasal dari plexus pelvis dari sistem syaraf yang banyak jumlahnya berasal dari plexus pelvis dari sistem syaraf sympaticus. Di daerah pelvis vas deferens membesar dan membentuk ampulla Henle (panjang 10 sampai 17,5 cm) yang memiliki banyak kelenjar dan spermatozoa tertimbun di dalamnya (Salisbury, 1985;216).
Ujung terminalis vas deferens membentuk ampula (pada kuda, ruminansia, anjing) atau tidak (pada babi, kucing) mengandung kelenjar tubuloalveolar bercabang sederhana dalam propia-submukosa (Dellman, 1992;468).
Pada merpati vas deferens juga terdapat sepasang, pada burung muda, vas deferens terlihat lurus, sedangkan pada burung yang tua, tampak berkelok-kelok, berjalan ke caudal menyilang ke ureter, kemudian bermuara ke kloaka. Pada merpati, vas deferens sebelah kanan berkembang dengan baik, berbentuk panjang dan berkelok-kelok, yang sebelah kiri kurang berkembang dengan baik dan berbentuk agak lurus (Rachmanto, 2001;57).
Kedua ampula tidak panjang (±4 cm), sebab setelah menyusup di bawah kelenjar prostata dan bermuara, keduanya berupa saluran yang sempit dalam uretra. Sebelum koitus terjadi, yaitu pada saat rangsangan seksuil terjadi, vas deferens berkontraksi dan gerak peristaltik yang terjadi mengalirkan sperma dari bagian ekorepididymis ke dalam ampula (Partodiharjo, 1987;37).
Urethra
Urethra adalah saluran urogenitalis, jadi untuk urine dan semen. Yang disebut urethra ialah bagian saluran yang tergantung dari tempat bermuaranya ampula vas deferens sampai ke ujung penis. Menurut bentuk dan letaknya dapat dibagi menjadi 3 bagian yaitu :
  1. Bagian pelvis
Panjangnya kira-kira 15 sampai 20 cm dari muara ampula; bagian ini berupa pipa yang diselubungi oleh urat daging yang tebal dan terletak di atas simfisis pelvis
  1. Bagian yang membengkok
Dimana uretra itu meninggalkan simfisis pelvis sampai ke pangkal penis. Bagian ini berupa pipa yang mengandung sedikit sekali unsur urat daging. Panjangnya kira-kira 10 cm
  1. Bagian penis
Yaitu mulai dari pangkal penis ke ujung penis (Partodiharjo, 1987;39).
Urethra merupakan saluran pengeluaran yang biasa terpakai oleh produksi testis dan juga jalan keluar bagi produksi kelenjar pelengkap dan juga merupakan jalan keluar air kencing. Urethra berasal dari daerah pelvis dan penis dan berakhir pada ujung glands penis yang merupakan sebagai orificium externa urethralis. Urethra berdinding sel ephitel peralihan yang menjadi sel yang berbentuk pipih dan bertandukdi dekat ujung glands penis. Urethra berasal dari leher kandung air kencng, di orificium interna urethralis dan membesar tepat di belakang untuk selanjutnya membentuk colliculus seinalis, yaitu tempat masuknya pembuluh dari kelenjar ampulla dan kelenjar vesikula seminalis. Orificium ampulla berada di sebelah atas atau dorsal orificium dari vesicula seminalis kira-kira 40% dari pejantan; orificium ampulla ini berada di bawah atau ventral pada bangsa sapi lain kira-kira 40%; dan orificium ampulla berada di antara sebanyak 20% (Salisbury, 1985;216).
Urethra menghubungkan kandung air kencing dengan glands penis berfungsi untuk mengalirkan air kencing dan semen (Girisonta, 1981;82).
PENIS
Penis yaitu alat reproduksi bagian luar yang berfungsi untuk alat kopulasi yakni memasukkan sperma ke dalam lat reproduksi betina (girisonta, 1981;82).
Penis mempunyai 2 fungsi yaitu yang utama menyemprotkan semen ke dalam alat reproduksi betina; kedua, untuk lewatnya urin (Partodiharjo, 1987;41).
Pada sapi, penis berbentuk bulat panjang dan bertipe fibroelastis, artinya selalu dalam keadaan agak kaku dan kenyal meskipun dalam keadaan non-aktif atau non erecsi. Penis terbingkus oleh tunika fibrosa yang padat dan putih, disebutbtunica albiginea. Penis dapat dibagi menjadi 3 bagian yaitu bagian pangkal, yang melekat pada fascia atau ligamenta yang kuat dan disebut “crus penis”. Bagian badan dimana di bagian tengahnya melipat melingkar merupakan huruf S disebut “Sigmoid” dan bagian ujung penis disebut “Glans penis” (Partodiharjo, 1987;41).
Korpus penis sapi jantan mengndung jaringan ikat sentral terbentuk dari susunan trabekula yang memusat. Ujung glans penis terdiri dari sel-sel mesenkim, sel lemak, dan ruang antar sel yang luas. Terdapat pleksus venosus erektil yang ekstensif. Penis kambing dan domba mirip dengan penis sapi jantan,glans penisnya membesar seperti tudung. Dua bentuk kantung lateral korpus spongiosum penis menonjol ke arah lateral (Dellman, 1992;48).
Penis babi mirip penis sapi tetapi flexura sigmoideanya terletak praescrotal. Bagian kranial penis tidak mempunyaiglans tetapi berbentuk spiral ke arah yang berlawanan dengan arahsampai 30 cm bagian penis tersebut keluar dari mulut praeputim (Toilehere, 1977;88).
Penis hewan jantan dewasa berukuran panjang 91,4 cm dan bergaris tengah 2,5 cm. bentuk penis ini sylindris dan sedikit menipis dari pangkal penis ke ujung yang bebas. Bagian ujung penis memiliki sedikit sekali jaringan tegang, kecuali bagian pangkal; jadi penis membesar sedikit pada waktu ereksi dan menjadi lebih tegang. Pada waktu keadaan penis mengndor atau tidak meregang, penis sapi jantan padat dan keras. Di belakang scrotum penis tadi membentuk lengkungan menyerupai huruf S ini akan menjadi  lurus yang menyebabkan penis mencapai panjang 91,4 cm. glans penis panjangnya sekitar 4,5 cm, memipih di bagian atas dan bawah, memuntir dan bagian ujungnya menguncup. Bagian ini berisi sedikit jaringan tegang dan pada waktu ereksi menjadi lebih besar sedikit (Salisbury,1985;221).
Perbedaan panjang penis antara ereksi dan tak ereksi adalah 3:2. Jadi kalau tak ereksi, panjang penis itu berkuran 1/3 dari panjang yang ereksi; ini disebabkan terutama oleh terbentuknya bentuk S oleh m. retraktor penis dan sebagian kecil oleh berkurangnya darah dalam corpus cavernosum penis (Partodiharjo, 1987;42).
Alat kopulasi pada merpati jantan berupa kloaka. Pada waktu kopulasi kedua kloaka dari jantan dan betina ditempelkan kuat-kuat, sehingga sperma yang keluar pada waktu ejakulasi langsung masuk ke dalam hewan betina untuk kemudian menuju ke oviduct (Rachmanto, 2001;58).
Praeputium
Bagian kranial penis dan glans penis terletak dalam kantung terdiri dari lipatan kulit berebntuk buluh, disebut praeputim, yang terdiri dari bagian luar dan bagian dalam. Lapis luar membentuk lipatan kulit ke dalam, dan pada lubang praeputium membentuk lapis dan praepitium. Keadaan ini menggambarkan daerah kranial penis dan tepatnya bertaut ke arah kranial glans penis (Dellman, 1992;484).
Praeputium mempunyai orificium yang sempit dengan bulu-bulu yang kaku. Pada dinding dorsal cavum praeputii ada pintu ke suatu kantong yang lonjong, diverticulum praeputii. Kantong praeutium mengandung campuran urine yang telah terurai dan sel-sel ephitel yang rusak dan mempunyai bau tidak enak dan khas babi jantan. Bau tersebut sangat menyolok dan dapat masuk ke dalam daging sehingga mengurangi rasa dagingnya (Toilehere, 1977;88).
Celah praeputium  pada sapi dewasa kira-kira 5 cm caudal dan tali pusat, lebarnya kira-kira dapat dimasuki 3 jari, serta disekitarnya ditumbuhi bulu-bulu pelindung yang lebih panjang dari bulu kulit biasa. Ruang praeputium yang berisi penis panjangnya 35 sampai 40 cm dan diameternya 3 sampai 4 cm (Partodiharjo, 1987;43).
Pada babi jantan , terdapat lekuk dorsal pada praepitium, disebut divertikulum prepusium. Terdapat pemisah yang kurang sempurna sehingga terbagi dua oleh septum medianum. Seringkali selaput lendir kutan yang bertanduk melipat. Campuran kemih dan epitel yang terkelupas membentuk zat yang berbau tidak enak (Dellman, 1992;484).

KELENJAR-KELENJAR TAMBAHAN
Kelenjar vesicularis
Pada sapi kelenjar ini sepsang; dari luar kelihatan jelas berlobuli; letaknya sebidang dengan ampulla vas deferens tetapi ada di sebelah lateral, jadi kedua ampula itu diapit oleh kedua kelenjar vesikuralis (Partodiharjo, 1987;38).
Pada babi jantan, kelenjar vesikulosa memiliki kapsula jaringan ikat biasa, tunika muskularisnya tipis. Septa interlobularis terdiri dari jaringan ikat dengan sedikit sel otot polos. Lumen tubulus lebar dan epitel yang bersekresi melipat (Dellman, 1992;471).
Sekresi kelenjar vesikularis merupakan 50% dari volume total dari suatu ejakulasi yang normal. Jadi kalau pejantan sapi itu ejakulasinya 5 cc maka 2½ cc berasal dari kelenjar vesikularis (Partodiharjo, 1987;38).
Hasil sekreta yang bersifat gelatin, putih atau kekuningan dari dari kelenjar vesikulosa merupakan 25% sampai 30% dari seluruh ejakulat sapi, kira-kira 10% sampai 30% pada babi, dan 7% sampai 8% dari domba dan kambing. Sekreta ini kaya akan fruktosa yang berperan sebagai sumber energi spermatozoa yang telah diejakulasikan (Dellman, 1992;472).
Kelenjar prostate
Kelenjar prostat pada sapi ada sepasang, bentuknya bulat dan jauh lebih kecil daripada kelenjar vesikularis. Sekresi dari kelenjar ini melalui beberapa muara kecil masuk ke dalam urethra kira-kira pada jarak 19 cm kaudal dari muara kelenjar vesikularis (Partodiharjo, 1987;38).
Kelenjar prostat merupakan kelenjar tubuloalveolar, berkembang dari epitel uretrha pelvis. Secara topografik dibedakan dua bagian; bagian padat kelenjar atau bagian luar (corpus prostat), dan bagian yang menyebar atau bagian dalam (pars disseminata prostatae). Bagian luar menutup bagian dorsalnya saja. Pars dissemnata terletak dalam propia-submukosa urethra pelvis (Dellman, 1992;472).
Pada babi kelenjar prostat terletak pada leher kandung kencing (baldder). Kelenjar ini menghasilkan cairan kental dan banyak mengandung protein serta garam yang berbau khas. Di samping itu kelenjar ini berfungsi membersihkan urethra selama ejakulasi serta melebarkan saluran sperma agar sperma bisa keluar dengan lancar (Girisonta, 1981;82).
Bagian luar kelenjar prostat pada sapi jantan relatif tidak jelas; dan ternyata tidak tampak pada ruminansia kecil. Bagian dalam yang cukup berkambang mengitari urethra pada sapi dan kambing jantan; pada domba jantan berbentuk huruf U. jalur tengah bagian ventral bersifat bebas kelenjar (Dellman, 1992;474).
Pada babi jantan, bagian luar kelenjar prostat seperti sebuah puring, bagian alam cukup berkembang mengitari uretra pelvis (Dellman, 1992;474).
Kontribusi sekreta kelenjar prostat terhadap volume total ejakulasi bervariasi, tergantung pada spesies. Pada ruminansia 4%-6%, kuda jantan 25%-30%, dan babi jantan 35%-60%. Salah satu fungsi kelenjar prostat adalah menetralisrkan plasma mani, membuatnya asam dengan akumulasi metabolit karbondioksida dan asam laktat, dan untuk merangsang gerak aktif spermatozoa dalam ejakulat (Dellman, 1992;474).


Kelenjar cowper
Terdapat sepasang kelenjar bulbouretralis (kelenjar cowper) terletak dorsoventral uretra dalam rongga pelvis. Bersifat sebagaikelenjar tubulus majemuk (babi, kucing, dan kambing jantan), atau tubuloalveolar (kuda, sapi dan domba jantan), anjing tidak memilikinya (Dellman, 1992;474).
Pembuluh sekresi dari kedua kelenjar ini bertemu dan bersatu kemudian menuju ke urethra; setelah 2-3 cm dari tempat pertemuan, pembuluh itu bermuara ke dalam urethra. Baik kelenjar prostat maupun cowper terbentuk dari lobuli dan tiap-tiap lobuli berbentuk tabung. Tiap-tiap lobuli dipisahkan oleh suatu dinding pemisah yang mengandung serabut-serabut urat daging licin. Urat dagung ini berkontraksi secara tiba-tiba dan sekresinya memancar keluar. Sel-sel sekretorinya berbentuk kubus dengan inti di dasarnya dan beberapa bintik-bintik di sekitar inti (Partodiharji, 1987;39).
Kelenjar berfungsi menghasilkan suatu cairan yang dapat membersihkan urethra pada saat semen terlepas (Girisonta, 1981;82).
Hasil sekresi yang bersifat mukus dam mirip protein kelenjar bulbouretralis, disekresikan mendahului proses ejakulasi pada ruminansia, berperan menetralisirkan lingkungan urethra dan melumasi urethra serta vagina. Pada babi jantan, hasil sekresi mukous yang kaya akan asam sialik (sialik acid) merupakan sebagian dari ejakulat (15%-30%) dan kemungkinan ikut membantu menutup serviks dalam menghindari kehilangan meni (Dellman, 1992;477).
Sebelum kopulasi, sering terlihat adanya tetesan-tetesan cairan dalam penis yang berasal dari cowper. Semua kelenjar accesor bersifat aprokrine, artinya: sebagian besar dari isi sel sekretorinya turut keluar pada saat sel itu mengeluarkan sekresinya (Partodiharjo, 1987;39).




BAB III
PENUTUP
3.1  Kesimpulan
  • Sitem reproduksi babi jantan : testes, epydidimis, vas deferns, urethra, penis dan kelenjar-kelenjar tambahan (kelenjar vesikularis, kelenjar prosta, kelenjar cowper).
  • Sistem reproduksi merpati jantan : testes, epididymis, vas deferens, urethra, kloaka dan kelenjar-kelenjar tambahan (kelenjar vesikularis, kelenjar prosta, kelenjar cowper).
  • Sitem reproduksi sapi jantan : testes, epydidimis, vas deferns, urethra, penis dan kelenjar-kelenjar tambahan (kelenjar vesikularis, kelenjar prosta, kelenjar cowper).
  • Perbedaan yang mencolok dintara ketiganya adalah pada ukuran alat kelamin, tentunya pada sapi dan babi lebih besar daripada pada alat kelamin merpati. Pada merpati alat kopulasi berupa kloaka, dan tidak mempunyai penis. Ukuran penis pada babi lebih besar dan panjang dari ukuran testis pada sapi.


Daftar pustaka

Dellman, dieter. Brown, esther. 1992. Buku histologi veteriner II. UI Press: Jakarta
Girisonta. 1981. Pedoman lengkap berternak babi. Yaysan kanisus: Yogyakarta
Partodiharjo, Dr. soebadi. 1987. Ilmu reproduksi hewan. Mutiara sumber widya: Jakarta
Rachmanto. 2001. Beternak dan mencetak merpati. Kanisus: Yogyakarta
Salisbury, GW. 1985.Fisiologi reproduksi dan inseminasi buatan pada sapi. UGM Press: Yogyakarta
Toilehere, R.Morres. 1977. Fisiologi reproduksi pada ternak. Angkasa: Banbung